Gema Tiang Listrik dan Simfoni Kebersamaan: Potret Hangat Gotong Royong di RT 01 Gayam
TANJUNG REDEB – Suara denting besi tiang listrik yang dipukul bertalu-talu memecah kesunyian pagi di wilayah RT 01 Kelurahan Gayam. Itu bukan tanda bahaya, melainkan "alarm" khas kerakyatan yang ditabuh langsung oleh Ketua RT 01, H. Abdurrahman, untuk memanggil warganya menjemput fajar dengan aksi nyata.
Kehadiran Pemimpin di Tengah Rakyat
Tak lama setelah warga berkumpul, suasana semakin berwibawa dengan kehadiran Camat Tanjung Redeb, Ahmad Juhri, S.ST., M.PSSp., dan Lurah Gayam, Purwawijoyo, SP. Kehadiran dua pucuk pimpinan wilayah ini disambut hangat oleh Ketua RT sebelum memulai agenda utama.
Langkah kaki mereka kemudian menyusuri lorong-lorong RT 01. Sambil berkeliling, H. Abdurrahman menunjukkan titik-titik kumpul kebersihan dan menjelaskan program "My Darling" (Masyarakat Sadar Lingkungan). Dari area Pos Yandu hingga sudut jalan, Camat dan Lurah melihat langsung bagaimana warga dan pihak Dinas Perikanan bahu-membahu membersihkan lingkungan dengan dukungan penuh armada DLHK Berau.
Mimbar Sinergi: Suara Pemimpin dan Harapan Rakyat
Usai berkeliling, rombongan berkumpul di kediaman Ketua RT 01. Dalam sambutan pembukanya, H. Abdurrahman menekankan pentingnya kemandirian warga.
"Gotong royong ini adalah harga mati untuk kenyamanan kita bersama. Slogan My Darling adalah wujud cinta kami pada lingkungan yang dimulai dari langkah kecil di depan rumah masing-masing," tegasnya.
Lurah Gayam, Purwawijoyo, SP, kemudian menyambung dengan nada penuh bangga. Beliau mengapresiasi bagaimana administrasi dan aksi lapangan di RT 01 berjalan beriringan.
"Saya sangat mengapresiasi inisiatif Pak RT dan seluruh warga. Kelurahan Gayam akan selalu mendukung gerakan swadaya seperti ini. Ini adalah bukti bahwa jika komunikasi antara pengurus RT dan warga berjalan baik, lingkungan yang bersih bukan lagi sekadar impian, tapi kenyataan," ujar Purwawijoyo.
Bak gayung bersambut, Camat Tanjung Redeb, Ahmad Juhri, menutup sesi sambutan dengan motivasi yang membakar semangat.
"Apa yang dilakukan RT 01 hari ini adalah prototipe ideal sebuah lingkungan. Ada kolaborasi antara warga, instansi seperti Dinas Perikanan, dan pemerintah melalui DLHK. Saya berharap semangat ini menular ke wilayah lain. Pemimpin itu hadir untuk menguatkan, tapi warga yang bergeraklah yang membuat perubahan nyata," tegas Ahmad Juhri.
Doa Syukur dan Tradisi Makan Bersama
Puncak acara berlangsung khidmat saat Ustadz Muzaki memimpin doa bersama. Di bawah bimbingan doanya, seluruh warga tertunduk syukur, memohon keberkahan atas lingkungan yang kini lebih sehat dan persaudaraan yang kian erat.
Sebagai penutup yang manis, suasana formal mencair dalam tradisi makan bersama.
Hidangan hangat yang tersaji di kediaman Pak RT menjadi saksi bisu bahwa di RT 01 Gayam, sekat antara pejabat dan rakyat luruh dalam satu nampan kebersamaan. Peristiwa hari ini membuktikan bahwa lingkungan yang indah memang dimulai dari hati yang bersatu.

